Selasa, 26 Oktober 2010

Konflik Dalam Kelompok

Sepanjang individu berinteraksi dengan individu lain, konflik tidak mungkin terhindarkan. Konflik dapat terjadi dalam menentukan suatu tujuan atau dalam menentukan metode yang akan diambil dalam mencapai tujuan. Konflik dapat terjadi bila perhatian utama anggota kelompok dialihkan pada diri sendiri. Dalam hal ini perspektif mereka menjadi sempit dan orientasi mereka hanya pada jangka waktu yang pendek saja.

Secara umum, faktor-faktor yang menjadi sumber konflik antara lain:
1. Perbedaan keinginan, nilai, tujuan.
2. Adanya keterbatasan akan sumber tertentu.
3. Persaingan

Tahap-tahap perkembangan konflik:
1. Disagreement

  • apakah benar-benar ada atau hanya kesalahpahaman
  • apakah perlu segera ditangani atau terselesaikan sendiri
  • jika benar-benar ada dan menyangkut beberapa faktor situasional minor
2. Confrontation

  • dua orang atau lebih saling bertentangan
  • diakhir tahap ini, tingkat koalisi dimana anggota kelompok menjadi terpolarisasi
3. Esclation

  • anggota kelompok menjadi lebih kasar, memaksa, mengancam, sampai pada kekerasan fisik
4. Deesclation

  • berkurang atau menurunnya konflik
  • anggota mulai sadar waktu dan energi yang terbuang sia-sia dengan berdebat
5. Conflict Resolution

  • tiap konflik sampai pada tahap ini, meskipun tidak semua pihak puas dengan hasilnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar